Di episode Proxemics 045 edisi Full House ini, Mercy, Steph, Awi, dan Sofyan membedah anatomi krisis dan disrupsi industri: mitos "Consulting is Over" akibat AI, kegagalan Crisis Response pada event Hyrox Beijing, akuisisi INews Media Group oleh Republikorp, hingga ilusi Green PR dan misinformasi konsumsi air Data Center.
Bagi C-Level, praktisi Komunikasi Korporat, konsultan Public Affairs, hingga profesional agensi.
Disrupsi AI & redundansi talent agensi. Fenomena "Consulting is Over" dan hilangnya posisi junior PR akibat AI. Mercy dan Awi soal evaluasi talent: Situational Awareness dan "Teori Nasi Goreng" (memberi value lebih kepada klien melampaui instruksi dasar).
Anatomi blunder PR & corporate arrogance. Krisis Hyrox Beijing: Steph menyoroti standby statement yang tone-deaf, gaslighting publik, dan dampaknya ke sponsor seperti PUMA.
Public Affairs & hegemoni media. Dinamika bisnis media di Indonesia: akuisisi jaringan media oleh korporasi berlatar industri pertahanan: business interest atau corong politik?
Issue management & ilusi Green PR. Menjawab kepanikan publik soal konsumsi air Data Center AI, Sofyan dan Awi membandingkan 17 miliar galon air Data Center dengan 1,8 triliun galon industri almond, serta menekankan edukasi Humas soal limbah B3.
FAQ
Proxemics 045 membahas apa?
Di episode Proxemics 045 edisi Full House ini, Mercy, Steph, Awi, dan Sofyan membedah anatomi krisis dan disrupsi industri: mitos "Consulting is Over" akibat AI, kegagalan Crisis Response pada event Hyrox Beijing, akuisisi INews Media Group oleh Republikorp, hingga ilusi Green PR dan misinformasi konsumsi air Data Center. Tonton: https://www.youtube.com/watch?v=NdtRTZ_aDbU
Siapa host-nya?
Mercy Tahitoe, Sofyan Herbowo, Adwi Yudiansyah dan Stephanie Sicilia.