Concepts & Ideas

Menyelami lebih dalam.

Bacaan pelengkap saat sebuah episode membuatmu ingin tahu lebih. Tiap tulisan mengambil satu gagasan yang kami angkat di mik dan memberinya konteks — apa artinya, kenapa penting, dan bagian yang bisa langsung kamu terapkan. Show notes ada di Episodes.

Catatan lapangan
Gagasan
  • Public affairs
  • Public relations
  • Explainer

PR vs Public Affairs: apa sebenarnya bedanya?

Yang satu mengelola bagaimana Anda dilihat; yang lain membentuk aturan yang mengikat Anda. Garis jernih antara reputasi dan regulasi.

8 min · ID · dari 013
  • Networking
  • Personal branding
  • Field notes

Networking bukan soal siapa yang Anda kenal — tapi siapa yang mengenal Anda

Mengumpulkan kontak itu mudah dan nyaris tak berguna. Aset yang berbunga adalah diingat oleh orang yang tepat.

7 min · ID · dari 013
  • Public affairs
  • Regulasi
  • Cited · ID

Apa itu public affairs?

Definisi ringkas: advokasi berbasis bukti pada proses pembentukan kebijakan — mengutip Jeffrey Haribowo di Proxemics 013.

3 min · ID · terkutip · dari 013
  • Career
  • Corporate affairs
  • PR

PR agency vs corporate comms in-house: pilih yang mana?

Keahlian yang sama, dua pekerjaan berbeda — apa yang berubah dari lantai agensi ke sisi korporat.

5 min · ID · dari 002
  • Agency business
  • Leadership
  • Creative industry

Kenapa agensi kreatif kolaps: jebakan cashflow

Runtuhnya FAB bukan masalah talenta. Apa yang sebenarnya mematikan agensi.

5 min · ID · dari 003
  • Leadership
  • Hiring
  • Career

Kepemimpinan “tough love” dan cara merekrut yang benar

Playbook Jonathan Tenggara — termasuk kenapa ia mewawancarai kandidat di bar.

5 min · ID · dari 004
  • Career
  • Personal branding

Reputasi karier yang bertahan melampaui jabatan

Jabatan berganti; reputasi berbunga. Membangun nama yang ikut ke mana pun.

5 min · ID · dari 002
  • Trust
  • Brand

Trust economy: kenapa autentisitas adalah mata uang baru

Audiens kebal pada gloss. Kenapa autentisitas kini jadi hal paling langka milik brand.

5 min · ID · dari 007
  • Media
  • Journalism

Pergeseran konsumsi media

Media berdarah-darah; rangkuman AI tanpa-klik penyebabnya. Siapa yang bertahan.

5 min · ID · dari 008
  • Marketing
  • Market strategy

Malas vs rajin: mitos etos kerja lintas negara

Yang tampak seperti etos kerja nasional biasanya konteks. Membaca pasar lewat stereotip salah menakarnya.

5 min · ID · dari 010
  • Public affairs
  • Crisis

Anatomi krisis kepercayaan publik

Kekuasaan tone-deaf plus flexing mengentalkan kekecewaan jadi krisis kepercayaan.

5 min · ID · dari 011
  • Education
  • Policy

Apa itu TKA? Tes standar baru Indonesia, dijelaskan

Apa yang diukur, kenapa ada, dan apa inti perdebatannya.

4 min · ID · dari 012
  • Public affairs
  • PR

Tangga pengaruh: PR, PA & siapa yang mengubah aturan

PR membentuk persepsi; public affairs membentuk aturannya. Di mana daya ungkit sesungguhnya.

5 min · ID · dari 013
  • Crisis
  • Press freedom

Ketika negara dan pers berbenturan

Cara berkomunikasi saat tekanannya bukan pasar atau massa, tapi kekuasaan politik.

5 min · ID · dari 014
  • Marketing
  • Growth

Distribusi adalah marketing: pelajaran unicorn kopi

Bagaimana ketersediaan, bukan sekadar iklan, menskalakan merek kopi ke teritori unicorn.

5 min · ID · dari 016
  • Crisis
  • Communication

Anatomi krisis: komunikasi 'koboi' dan kasus Aqua

Kenapa respons, bukan pemicu, biasanya menentukan krisis — dan pola pemulihannya.

5 min · ID · dari 017
  • Crisis
  • Public affairs

Mengomunikasikan bencana nasional

Bagaimana komunikasi bencana bergerak dari logistik bantuan ke percakapan kontrak sosial.

5 min · ID · dari 021
  • PR
  • Media relations

Kenapa 90% rilis pers ditolak

Dari meja yang membacanya: alasan pitch gagal yang bisa diperbaiki, dan cara masuk 10%.

5 min · ID · dari 023
  • Media
  • Trust

Jurnalis vs influencer: siapa yang dipercaya — dan untuk apa

Keduanya menjangkau audiens; hanya satu yang dibangun untuk memverifikasi.

5 min · ID · dari 023
  • AI
  • Marketing

Akankah AI menggantikan marketer?

AI menggantikan tugas, bukan penilaian. Pekerjaannya naik dari mengerjakan ke memutuskan.

5 min · ID · dari 025
  • AI
  • Creative

AI vs selera: kenapa penilaian jadi mata uang kreatif baru

Saat membuat gratis, memilih jadi keterampilan langka. Kenapa selera jadi mata uang.

5 min · ID · dari 026
  • Brand
  • Disruption

Membangun merek di industri terdisrupsi

Saat industri Anda ada di posisi smartphone 15 tahun lalu, playbook lama kedaluwarsa.

5 min · ID · dari 027
  • AI
  • Media

Akankah AI membunuh bisnis media Indonesia?

AI mengancam model iklan, bukan jurnalismenya. Apa yang bertahan, dan kenapa.

5 min · ID · dari 029
  • GEO
  • AI search

Dari SEO ke GEO: bagaimana pencarian berubah

Pencarian bergerak dari tautan ke jawaban. Apa itu GEO, dan bedanya dengan SEO.

5 min · ID · dari 030
  • Marketing
  • Brand

Playbook digital raksasa kecantikan

Menguasai konten, komunitas, dan lapisan jawaban — bukan sekadar iklan berbiaya besar.

5 min · ID · dari 030
  • Public affairs
  • Media literacy

Teori 'kucing mati' pengalihan

Saat kejutan mendarat ketika sesuatu lebih buruk menggelegak, tanyakan apa yang terlewat.

5 min · ID · dari 033
  • AI
  • Leadership

Kenapa karakter mengalahkan skill di era AI

Saat AI mengomoditaskan skill, karakter — penilaian, keandalan, integritas — jadi pembeda.

5 min · ID · dari 034
  • Live-commerce
  • Marketing

Cara live-commerce sungguhan sebenarnya bekerja

Di balik agensi live-commerce: produksi, data, dan kepercayaan — bukan orang teriak diskon.

5 min · ID · dari 035