Episode 001 · Full House · 10 Apr 2025

IHSG disuspen, ‘liga korupsi’ & kontroversi Snow White — debut Proxemics

75 mnt · Bahasa Indonesia · Proxemics Podcast

  • Podcast launch
  • Current affairs
  • Markets
  • PR

Apa yang terjadi saat Indonesia menghentikan pasar sahamnya sendiri untuk pertama kali sejak pandemi 2020? Proxemics membuka episode perdananya dengan edisi Full House — host Mercy Tahitoe, Adwi Yudiansyah, Sofyan Herbowo dan Stephanie Sicilia membedah isu terpanas sepanjang Maret.

Kejutan utamanya: IHSG disuspen setelah anjlok lebih dari 5%. Tim berdebat apakah ini murni kepanikan pasar, isu defisit anggaran, atau upaya penggiringan opini — lalu beralih ke pertanyaan yang ditanyakan semua investor: panic selling, atau justru saatnya serok?

Dari situ pembahasan melebar. Gelombang ‘Liga Korupsi’ memunculkan pertanyaan tak nyaman: benarkah ini bersih-bersih, atau sekadar ganti pemain, dengan korupsi yang ternyata struktural, bukan individual. Revisi UU TNI yang kontroversial memicu diskusi jujur, dari trauma Reformasi ’98 hingga apatisme generasi kini, sebelum isu banjir dan tata kelola perkotaan dikaitkan ke celah akuntabilitas yang sama.

Lensa marketing menajam pada alasan artis dunia seperti Taylor Swift dan Lady Gaga memilih Singapura ketimbang Jakarta, berbekal pengalaman tim di MWC Barcelona, kepastian hukum yang menarik event besar, dan kendala yang masih membuat investor besar enggan masuk ke Indonesia.

Ditutup dengan serbuan mobil listrik China — dan langkah cerdas VinFast memakai armada taksi Bluebird untuk menembus pasar — plus kontroversi remake Snow White soal casting dan alur cerita yang diubah.

Tontonan tajam tanpa filter untuk siapa pun yang mengikuti persinggungan bisnis, politik, dan budaya Indonesia. Layak ditonton sampai habis.

Loncat ke

  1. 00:00 Pembukaan edisi Full House
  2. 01:02 IHSG disuspen usai anjlok 5%
  3. 04:32 Panic selling atau saatnya serok?
  4. 10:46 Fenomena ‘Liga Korupsi’
  5. 16:55 Debat revisi UU Militer
  6. 31:01 MWC Barcelona & strategi Singapura
  7. 39:32 Kendala Indonesia menarik event
  8. 53:05 Serbuan mobil listrik China
  9. 58:24 Strategi taksi VinFast
  10. 1:08:18 Kontroversi remake Snow White

On the mic

Quick facts

FAQ

Apa itu Proxemics?
Podcast PR, marketing, dan komunikasi produksi White Wood, membedah cara dunia berkomunikasi. Episode 001 adalah debutnya.
Siapa host Proxemics?
Mercy Tahitoe dan Stephanie Sicilia, ditemani di edisi Full House oleh regular Adwi Yudiansyah dan Sofyan Herbowo.
Kenapa IHSG disuspen?
Tim membahas kecemasan defisit anggaran, kepanikan pasar, dan dugaan penggiringan opini sebagai pemicu suspensi pertama sejak 2020.

Listen & watch

YouTube is this exact episode; the Spotify and Apple embeds open the series.

Transcript

Tampilkan transkrip lengkap

Transkrip otomatis dari audio asli (Bahasa Indonesia) — belum disunting.

[Musik] Welcome to another episode of Proxemics. Di sini kita ngobrol-ngobrol eh Full House. Eh hari ini eh ada Adwi sebelah gua eh ada Stef di sebelahnya Adwi. Terus ada tamu spesial dari Malaysia. Sofyan ya kan di sebelah sana.

Anyway eh kita biasanya kita mencoba sebulan sekali itu kita eh ngobrol-ngobrol eh praksis whiteewood pra kita eh duduk bareng just to talk about things yang eh had been happening this whole month lah eh bulan Maret ya. Anyway, kayaknya yang paling lumayan jarang terjadi kalau gua enggak salah besarkan berdasarkan catatan terakhir terjadi itu suspen IHSG itu 2020 ya pas COVID right COVID eh and it happened again kemarin ini ya kan this past eh this month lah eh thoughts Sofyan eh buat yang kurang ngerti mungkin eh kenapa sih sebenarnya ini terjadi atau kapan situasi-situasi di mana IHSG itu perlu atau mesti disuspend ya yang pasti sih ee kita tahu ARB arah ee auto reject bawah auto reject atas itu itu ada dan kemarin itu memang SOP-nya kalau auto reject bawah itu kalau udah turun dari lebih dari 5% pers. He. Ee ya banyak faktorlah kalau IHSG itu ya. Ya, mostly terutama soal trust sih ya.

Trust-tras pasar nih. Kemarin kita tahu ada defisit anggaran sampai 30 sekian T. Terus kebijakan-kebijakan ini kan masih apa kalau kalau gua lihat kan proses konsolidasi kekuasaannya belum beres lah. Kebijakan-kebijakan itu belum dianslate secara clear ke publik ya, ke market terutama. Jadi dan kita tahu retail juga turun kan daya beli turun dari tahun ke tahun dan dan ini lesu gitu maksudnya market padahal kita mau lebaran segala macam tapi h aneh itu aneh aneh aneh aneh banget makanya kemarin pemerintah bilang THR keluarinlah THR keluarinlah itu supaya untuk dorong daya beli juga sebetulnya nah kemudian ada rumor-rumor lah Sri Mulyani mundur gitu-gitu kemarin itu kayaknya kejadiannya panic selling sih sih.

He. Jadi orang jual itu panik karena ada isu-isu gitu. Tapi pertanyaan gua, He. Orchestrated apa emang organic? Ini yang gua tangkap ya dari pengamatan.

Ini nih kita bukan Iya i bukan semua yang kita omongin sini 100% pasti. Inilah kan namanya juga ngobrol-ngobrol spekulasi kan observasi. Gua enggak bilang spekulasi tapi ini observasi. yang kita bisaat kan gejala-gejala kita gak pernah tahu siapa melakukan apa, aktor apa, mengkondisikan apa, itu itu sulit bangetlah dibuktikan. Tapi kan kita lihat gejala-gejala nih.

He. Habis panik apa? Habis selling drop 5% terus kemudian ARB. Terus tiba-tiba di grup-grup namanya politik itu ada video Sri Mulyani mundur gitu yang yang di apa edit-edit lah. Jadi seolah-olah dia itu pengumuman breaking news Sri Mulyani mundur.

He. Ya berarti kan ada dua kemungkinan kalau K karena kita cuma bisa baca gejala kan. Ada dua kemungkinan. Yang pertama bahwa ini preplan sudah direncanakan sebelumnya atau dia memanfaatkan situasi. Tapi kan sejak ARB turun sampai itu video muncul itu kan jarak waktunya pendek banget.

Iya. Agak agak aneh juga kalau misalnya oh RB terus langsung bikin video gitu-gitu ituus itu kejadian itu kejadian dan udah tersebar ke mana-mana gitu misalnya gitulah kira-kira. Hm. Kalau di sisi gua ya enggak menuduh juga, tapi ya kita cuma bisa baca gejala kan begitu. Hm.

Asumsi ya. Asumsi. Lu Adwi atau Stef. Oh, kalau gua sih gua kan ya kita tahu bahwa apa investor kelas Kap itu pada paling selling ya kan mereka jual. Tapi kalau ee level investor kayak gua sih ngelihat kesempatan ya.

Iya. Oh jadi lu investor ya C? Jadi ya kan gua ngelihat gua justru jadi lu anaknya gua ngelihat kesempatan ini saham-saham dijual harga turun anjlok ya gua bisa belanja dong gua bisa pilih-pilih yang mana yang ee menurut gua in the long run itu akan tumbuh dan berkembang dan gua rasa bukan gua doang yang berpikiran kayak begini banyak juga gua juga sebetulnya oh iya ikutan gua ikutan jual gila l eh itu serius loh karena gini nih lihat dari fundamental ya kita bukan orang teknikal fundamental itu udah bagus banget sekarang cuysaham yang bagus saham-saham yang fundamentalnya bagus ee yang sebenarnya bisa kita belilah iya beli sekarang time to buy kalau lihat fundamental ya kalau kata L kenghong itu PR segala macam gitu dikasihlah contekannya itu bagus-bagus sekarang harganya bagus dan itu jadi harus iya nyambung ke Mercy tadi ya pakailah THR lu untuk belanja saham kenapa Engak kayak ngambil THR deh. Gila kenapa lu merugi lu? Enggak ada enggak ada enggak ada untung ambil dividen aja.

Gila luar biasa ya. Iya. Kalau kita kan secara Mas Amir tu kita secara company kan secara grup company kita tahun ini kan bisa ngasih dividen. Enggak ngasih dividen ya. Ngasih bonus lima kali gaji ya.

Heeh. Terus tambah THR lagi. Kadang-kadang sih happy-happy aja. Iya. Buat yang enggak tahu di luar sana ya kan.

Heeh. FYI. Heeh. Kita tumbuh dan ee ee memanfaatkan gua enggak tahulah mungkin ada yang memanfaatkan momennya untuk ya udahlah pakai duit THR untuk untuk mulai masuk seenggaknya lah belinya kecil-kecil gitu yang fundamentalnya bagus. intinya sebetulnya key message-nya AWI adalah kita berkontribusian ekonomi Indonesia gitu kan.

Kita sudah distribusi sudah dari minggu pertama Maret kan dan jadi ada daya belinya kalau di tempat kita. Iya. Betul betul betul. Tapi ini ada cerita lucu nih. Ya kan 10 tahun lalu lah ngomongin by low ini kan ada ada perusahaan nih ya kan.

Ada perusahaan melorot sahamnya kan. Wah, hancur-hancuran turun udah tinggal tinggal 10% tinggal 15% at that time ya. Ya kan? San, Bro, ini dia nih, Bro. Kalau diajarin orang lu beli sekarang.

Si gua bilang, "Emm, lu tunggu mendingan nih kan minggu depan entar udah tinggal turun lagi tinggal 1%. Eh, jangan salah lu. Itu ya namanya setiap investiko ya. Go per hari ini 20% naiknya, cuy." Tuh, gua enggak suka gini nih. Ya kan kebi.

Iya. Kita lagi ngomongin yang ini nih. Lu jangan ngomongin yang itu. Foto lu sekarang. Lu jangan sombong dong.

Itu tambang waktu itu ya? Hah? Hah? Ee iya dong. Oil si inilah gua lupa-lupa ingat juga cuy.

Bakri. Bakri. Oh iya. Oh sekarang naik bos. Iya 10 tahun kemudian.

Literally itu kita ngobrol hari ini, Sofyan ngomong, "Cuy, tunggu deh entar turun lagi." Gila turunnya seepnya jangan pesimis gitu dong kita harus berk karena lu anaknya long term ya. Lu enggak main seminggu seminggu boncos 90% kita lihatin aja kalau masih merah-merah selama belum dijual kan belum rugi. I floating. Floating i oke step gimana lu? anything.

Gue sebagai orang yang enggak heavily em mengerti terkait investasi, tapi dari yang gua tahu ya, dari my knowledge tuh sebenarnya ini sebenarnya necessary step juga sih by the regulator karena to prevent panic selling ya kan to bahkan malah makin malah makin bisa bisa jadi kecenderungan makin parah gitu kalau enggak ada emergency hold ini. Tokyo stock that point ya emang harus terjadi hold di ada breaking news sebetulnya hari ini OJK bilang per company boleh buy back sahamnya dia yang di bursa tanpa harur roofs masa oh ya per hari ini is that good lah enggak maksudnya ya kenapa actual kita kan bicara bicara soal valuasi ya, kita bicara soal ekuitas ya. Misalnya ada satu perusahaan misalnya kita ngitung aja lah value perusahaannya misalnya 50T gitu misalnya misalnya aslinya nih ini angka satu ya lu beli as is kondisi sekarang karena misalnya dia dia dihitunglah asetnya segala macam bla bla bla harganya Rp100 juta gitu tapi 10% sahamnya artinya Rp10 juta itu dia taruh di bursa kan heeh harganya sekarang di bursa kalau gua boleh prediksi itu cuma Rp0 juta keseluruhan perusahaannya He. Karena ee tercermin di harga saham yang di publiknya. Rugi dong dia.

Karena harga sekarangnya aja dia kalau misalnya jual saat ini itu R juta, tapi ke 10% sahamnya yang ada di publik itu cuma bernilai R juta. R juta. Heeh. Ya mending gua beli balik lagi dong saham gua yang R juta itu supaya harganya balik normal. Harga normal.

He harga normal. Karena kan kalau kita ngomong market kan kita bicara anu apa namanya? Future ya. Bicara masa depan ya. Harga masa depan.

Masa angka satu sekarang lu punya rumah saat ini misalnya R juta gitu lu perbaiki perbaiki perbaiki kan ada aktivitas di situ. Artinya enggak ditinggal gitu enggak idle gitu. 2 tahun lagi dia kan naik dong harganya dong. Kenapa kemudian gua dihargain segitu sama publik? Artinya kan ada persoalan mendasar nih di market kita yang yang banyak spekul the most ideal market lah maksudnya yang benar-benar market pasar bebas lah.

He oke ya itu IHSG ya. Liga Korupsi. Liga Korupsi ya. Gila favorit. Aduh.

Jadi maksudnya ini nih ee obviously dari orang yang awam gitu ya. dari dari kacamata orang awam lah. It seems like it's a good thing bahwa satu persatu terbuka gitu kan. Ini buat orang awam. H ya kan.

Tapi bisa aja ini kan ee kemarin-kemarin ini kan Ahok ngomong ya kan tunggu dulu nih lu nangkap-nangkapin orang ini setelah itu ngapain? He. Kalau misalnya ada perubahan dari ee sistem berarti beneran mau bersih-bersih. Tapi kalau lu enggak benarin sistemnya, lu cuman ini berarti ganti pemain. Nah, ee lu kan lebih ini e yang lain juga bisa nambahin sih sama intune ya sama pemerintahan yang sekarang.

Iya. Karena di luar sana tuh banyak banget artikel-artikel yang ngomongin soal ini tuh memang beneran penegakan hukum atau sebenarnya kriminalisasi. Apalagi? Apakah apakah ini yang dikorbankan untuk tadi itu kepentingan pemain baru atau memang ini saatnya merubah semuanya gitu. Jadi sebagai orang awam would be very interesting to hear ini sih your thoughts on this.

Ya, kalau kalau soal apa namanya korupsi di Indonesia ya, gua dari awal dari sejak gua mulai kerja di birokrasi dulu H gua sudah percaya bahwa ini persoalan-persoalan struktur bukan persoalan individu-individu atau orang bilang sistem yang ee banyak lubangnya apa enggak. Ini persoalan struktur maksud karena problem Indonesia ini sebetulnya kalau gua boleh menyederhanakan ya h cuma tiga sebetulnya pembiayaan politik, yang kedua desentral apa ee kaderisasi partai politik dan yang ketiga desentralisasi fiskal. Hm. Kenapa gua bilang yang pertama adalah ee pebiayaan politik, political financing? Karena itu adalah akar dari semua persoalan.

Lu bisa beresin soal pembiayaan politik. Selesai persoalan Indonesia apalagi korupsi. Korupsi itu cuma salah satu turunan dari persoalan pembiayaan politik. He. Kenapa orang korupsi dia duduk di situ karena dekat sama A B C D dan itu sudah terstruktur.

Terstruktur dari level perencanaan ke bawah ke bawah sampai eksekusinya. Hm. Jadi kalau persoalan pembiayaan politiknya enggak selesai, persoalan korupsinya enggak akan selesai juga karena itu terstruktur. Oke. Tapi apakah ini langkah-langkah pertama dari lo eh tunggu dulu pembiayaan politik ini mungkin ya harus diubah ya kan?

Gimana caranya? Apakah ini first step-nya? Apa menurut lu harusnya caranya berbeda atau what do you think? Ya. Ya.

Kalau dari pengalaman-pengalaman kemarin kan yang ditangkapin KPK kan banyak banget. H dari kayak misalnya like 20 years ago. He. Terus habis itu gua ingat banget waktu KPK pertama berdiri dulu 2005 apa ya awal-awal duluah gu ada ada orang Amerika terus ngobrol sama gua. Gua bilang ya korupsi di Indonesia masalah tapi kita tunggulah 1520 tahun lagi.

Dan sekarang gua udah sekarang ya 20 tahun kemudian ya dan gua lihat kok kayak enggak ada perubahan dan mungkin makin masif menurut gua ya. kayaknya yang main makin banyak aja, lebih terstruktur malahan menurut gua. Iya. Heeh. Dan dan kalau gua lihat yang sekarang ya anyway tapi apapun itu ya gua apresiasi sama pemerintah sekarang terutama Kejaksaan Agung nangkap-nangkapin itu jarang-jarang Kejaksaan Agung bisa nangkap kasus yang segede gitu.

Hm. Itu artinya apa? Ada political will-nya dari pemimpin dari ee apa ya? dia enggak akan jalan tuh kalau presidennya enggak ada order lah. Mana berani dia orang dia pembantunya presiden kan begitu intinya itu gua appreciate.

Nah, cuma ya gua berharap sungguh-sungguh berharap ini akan terus gitu diberesinnya secara struktur. Iya. Bukan cuma ganti pemain kan dia sudah ngomong berkali-kali tuh soal korupsi segala macam. Kita bantailah apalah segala macam yang pokoknya semua tuntasinlah semua. Hm.

Kita berharap, kita kan masyarakat rakyat kecil-kecil ini cuma bisa berharap ya dari kepemimpinan. Kalau komitmennya itu tetap dijaga, rentenya mau dibersihin gitu, artinya negosiasi apa deil-dalil politiknya segala macam yang lain tuh enggak berimplikasi pada apa namanya kegiatan ini. Gua dukung deh sampai akhir. Hm. Kira-kira gitu dan kita bantulah dari yang kecil-kecil inilah.

Iya. Iya. maksudnya kita ee awalnya nih sama semua. Heeh. Langkah selanjutnya sama lagi apa berbeda?

Ya kan kalau misalnya tangkap pertama ini yang kayaknya ee ini ya lu enggak bisa ngomong publicity stun juga sih tapi maksudnya pasti kan menarik perhatian publik banget lah. Heeh. Itu biasanya ya tergantung langkah keduanya. Kalau langkah keduanya lu pasang orang baru dan enggak ada apa-apa ya ya bisa pesimistis juga kita aph alat apa aparat penegak hukum kita itu kan cuma tools ya kayak misalnya kemarin yang yang polisi grebek sabung ayam tembak door d dooror meninggal turut berduka ya Pak ya itu kan aparat sama aparat ya maksudnya ee tools itu kan contoh yang enggak enggak bagus gitu tapi kalau pemimpinnya bisa kasih perintah apa yang bagus kasih itu akan jalan ya. Ini ini yang kemarin kita sempat ngobrol juga itu kayak lu bisa kasih perintah tapi di second layer-nya ini ya kan kemarin kita ngobrol itu lu koalisi ini besar banget cuy.

He. Dan masing-masing koalisi ini punya kepentingan masing-masing. Pada akhirnya selalu kan dari zaman dahulu itu permasalahan koalisi kalau terlalu gemuk ya inilah lu mau ke kiri gitu eh ada ada apa namanya ee ee arus-arus lawan lah ya kan untuk ada yang mau ke sini, ada yang mau lurus, ada yang mau ke belakang, ada yang mau ke sini jadinya ya jadi enggak segesit kalau misalnya koalisi lu lebih ramping misalnya ya kan ya. itu itu mungkin ee another thing lah. Em, terus mungkin satu lagi ya terkait lumayan banyak berselian di timeline Instagram sama X gua soal amandemen undang-undang militer yang bisa e fungsi fungsi ini lumayan kontroversi dan ee kebetulan di timeline gua ada yang pro, ada yang cons, ada yang ngomongin, ada yang punya kekhawatiran lah karena berdasarkan historinya kita kalau misalnya militer punya em kapasitas untuk banyak e mengisi jabatan sipil tuh ada kekhawatiran-kekhawatiran emm tertentuah untuk ee orang-orang tertentu.

Jadi sebenarnya ini valid enggak sih rasa khawatir itu? Valid. Lu lu lu sebagai demonstran 98 ya kan? Gua dalam posisi itu valid sih. Enggak gua enggak gua gua trauma lah maksudnya gua mengalamilah masa-masa itu tahun 90-an.

Tahun 90-an, Guys. Jadi kalian tahu kan kira-kira Sofan umur berapa? Oke lanjut. Kita enggak usah sebut ya kan? Tapi lanjut.

tahun '90-an e tengah sampai akhir kita tahulah traumanya itu apa dan iya soal valid tadi ya karena DPR legislatifnya enggak transparan apa apa yang direvisi sekarang ngakunya 15 16 segala macam tapi kita tahu proses-proses itu tiba-tiba entar ada pasal lagi pasal lagi yang sebenarnya kemudian tiba-tiba ada pasal selipan yang mengakomodir bahwa ini bisa kan wajar dong kita curiga dong wajarlah wajar dong maksudnya pernah enggak sih draft itu diare share keluar terus rameai-rame kita bahas dulu bareng-bareng gitu di forum-forum diskusi ngundang kek apa namanya ee teman-teman masyarakat sipil yang yang konsisten ya banyak yang konsisten sampai sekarang iya yang idealis yang konsisten dan emang yang paham yang mengerti yang punya ee apa namanya ee opini atau analisa whatever lah lu mesti undang maksud gua Indonesia kan selalu gitu ya lu ngeluarin sesuatu Enggak setuju, demo rusuh baru diubah. Why? Kenapa lu enggak bisa ngomong dari awal? Ini jadinya kayak lu testing water the water. Eh, coba siapa tahu enggak ada yang demo ya kan lolos nih gitu ya?

Ya, dulu dulu ada teorinya tuh agregasi kepentingan sama artikulasi kepentingan itu bagian dari proses demokrasi yang sekarang enggak jalan. Tapi ini nih yang harus bahaya sebetulnya. Dulu waktu itu kita ingat DPR-nya dulu kan tukang cuma stempel aja kan yang dulu itu akhirnya apa orang meledak gitu. Exactly. Nah, ini kalau tren seperti ini terus-menerus di dites gitu publiknya dites sampai mana sih batas kesabaran lu?

Agak-agak ngeri juga bos. Iya maksudnya enggak yang yang paling menyedihkannya sih menurut bukan ya sedih, tapi kontradiksi or whatever lah ya you wan call it lu orang-orang yang dulu teriak-teriak ada DPR guys. Gini gini tadi lu ngomong datan beberapa teman-teman yang memang konsisten independent dan lain-lain. Satu lagi kata kuncinya yang gua benar-benar percaya adalah teman-teman yang sampai sekarang masih berani miskin. Ye, yang masih berani bahwa gua hidup cukup dengan ini, tapi gua value gua adalah ini.

Itu masih ada banyaklah yang kayak gitu. I emangemang gua tuh gua salah satu ya lu udah ngaku-ngaku investor kayak kontradiktif gitu. Tapi gua terus terang sih gua enggak ngikutin ya. Iya. Ee tentang apa?

Lu enggak takut? Enggak, enggak, enggak terlalu peduli gua. Enggak ada growing concern. Heeh. Enggak ada growing concern, enggak ada apa-apa.

Ya biasa aja gitu. Sama halnya tadi dengan apa? Liga korupsi yang gua tahu sih Persip sekarang nomor satu gitu kan. Gua cuman ee ngelihat klasemen Liga 1 Indonesia. Gua enggak peduli.

Katakanlah gua apatis ya untuk isu-isu kayak gini ya. Mungkin mungkin udah bosan banget gitu, sudah muak banget. Vatik bersil. Heeh. Jadi, jadi gua kayak fatik benar kayak gua latihan Iron Man aja Fatik kadang-kadang ya.

Ee apa? Jadi gua gua apatis aja enggak terlalu udahlah. Dia dia orang yang enggak sadar bahwa setiap kebijakan politik tuh berdampak pada dirinya. Sadar sadar gua sadar cuman gua gitu kayak lu pesimis. Heeh.

Pesimis apais atau realis? Realis. realis enggak tahulah yang mana. Heeh. Kapitalis kadang kapitalis komunisalisalisun.

Iya. Ya. Nah, itu sebenarnya tadi yang Sofyan ngomong yang tentang masih ada orang yang care ya. It's about mobilizing orang-orang itu gimana caranya secara komunikasi bahkan ya. How do we get this people in the room?

ya kan virtual room untuk ya enggak tahu ya let's see what they can do lah masalahnya ini kadang-kadang kan mereka eh silo juga ada grupnya masing-masing ya mereka mengkritisi dari ee ee posisinya masing-masing lah tapi ee menurut gua menarik kalau misalnya one of these days eh mereka bisa gabung ee melakukan sesuatu tuh yang ujung-ujungnya beneran bisa membawa ee perubahan lah suara mereka ini jadinya enggak terpecah-pecah tapi bulat gitu. itu satu eh probably stronger bagus buat kita juga ke depan Indonesia. Amin. Amin. Eh, tahu enggak loh satu lagi dampak dari korupsi apa tuh?

Banjir kemarin? Hmm. Oh, iya. Banjir. Nyambung enggak?

Nyambung. Banjir. Banjir. Banjir. Tadi kan memang ngomongin banjir ya.

Tapi topik banjir nih ee kemarin gua baca di mana gua lupa deh. Tempo. Kalau tempo tuh apa artikelnya? Oh, iya itu eh apa judul? Iya.

Oh, corus. Cara halus bukan. Tempo tuh apa ya? Kok gua lupa tiba-tiba. Google dulu dong.

Google dulu. Oke. Bohir. Apa tuh? Oh, Bohir.

Bohir di puncak ya. Nah, ini puncak nih. Kaitan sama puncak. Gua juga mau ngomong sama puncak nih. Oh, enggak salah.

Coba gua ini. Kemarin gua ngobrol sama siapa? Gua lupa baca tuh. Gua ngobrol soal korupsi yang dilakukan oleh oknum RK. Ritwan.

Kami lah. Belum. Belum, belum, belum, belum. Eh, belum, belum, belum, belum, belum, belum. Itu belum nyampai sonana, cuy.

Bukan, tapi RK yang lu maksud kami. Kemarin gua dengar podcasted allegedly belum vonis belum tapi gua memang ini udah berpusar di RK dan ngomongin soal kasus korupsi pendanaan pembangunan masjid senilai R triliun di Bandung. Oke. Emm berdasarkan data itu jumlah masjid tuh sudah lebih dari cukup gitu loh di Bandung dan biaya pengelolaan masjid itu setahunnya itu mencapai 42 miliar. pengelolaan ser pengelolaan pembangunan 1 triliun.

Jadi ini nih lumayan ee apa ya? BL itu BJB enggak enggak lain lagi ni. Makanya habis itu kita tambahin BJB gua lagi ngomong soal kemarin nih pod ternyata yang baru dengar gua baru tahu nih. Heeh. Gua mikirnya e BJB itu ee agency iklan ya disalurkan lewat e tahu-tahunya DD lagi gitu kan.

Iya jadinya belanja iklan BJB itu ee apa ya istilahnya? Hm. markup apa? Iya, di markup ee aktual pembelian iklannya enggak segitu nilainya. Dilebih-lebihin.

Heeh. Dilebih ya markap lah ya apa ya korupsilah pada akhirnya. Eh eh ngomong-ngomong soal markap karena harusnya ada V market. Kita juga agen sih cuy. Kita juga agen sih cuy.

kita kan ya 7,5% 10% 15% tapi kan itu management fee. Oke. Tapi kita enggak naikin harganya. Enggak yang yang dibayarkan ke media kan kita kagak naikin cuy. Kalau itu enggak, enggak enggak enggak.

Intinya kan misalnya budgetnya R00 miliar he ya kita ngambil budget ngambil ngambil fee 75% misalnya bukan kita alokasikan cuman R miliar misalnya 400 miliarnya ke mana ya kan enggak mungkin V kita segede it segede itu sih iya lebih kaya dari Heeh lebih kaya dari Iya udah lebih ngetop ya kan rompi rompi kuning as or asik masuk kompas akhirnya masuk kompas Bangga enggak bikin-bikin press page ya kan. Tapi ee ya yang gua gua lucunya sih pas lagi keliling yang ada tim park yang dibongkar apa dan sebagainya. Heeh. Maksud gua itu itu liputanut liputan utamanya Tempo bohir perusak puncak gitu. itu ada ada team park lah di sana tuh yang ada kebun stroberi lah gitu-gitu loh yang dibongkar yang nutupin sungai cuy yang dibongkar I itu nutupin sungai itu pada proses pembangunannya apa alat-alat beratnya lewat jadinya diudah dibongkar lagi ditinggal gua nonton kemarin jadi sungainya tuh begini begini begini gara-gara ada timpak jadi lurus airnya enggak ada yang nahan cuy oh iya jadi langsung cur aja ke bawah ini kan e apa tata kelola ee daerah serapan air kan gitu jadinya.

Iya. Ya itu ya dari berapa hektar jadi sekian belas ribu ditutup jadi enggak ada serapan bla bla bla gitu loh. Nah maksud gua yang yang ee ribet banget lagi-lagi ya lu kok dapat izin ya kan lu minta izin ke orang yang sama, instansi yang sama lu dibongkar juga cuy. Maksud gua kenapa itu kan maksud gu gua bukan mau belain yang bikin team park ya, tapi imagine lu punya bisnis lu minta izin lu ngikutin apa oh diperbolehkan lu lakukan, tiba-tiba lu ditutup paksa men karena ternyata gini gini gini gini gitu lah. Itu kan bukannya harusnya yang ngasih izin udah iya enggak sih?

I kalau proses perizinannya bermasalah itu beda lagi. Sejak awal untuk mendapatkan izin itu gua melakukan tuh sampai ini nih saking bersemangatnya memberantas korupsi. Apatis lah gua jadi enggak enggak Adwi itu Adwi itu apatis untuk topik-topik tertentu. Tapi kalau ada yang apa lu lu jadi mau ngomongin apa wi lu sebut aja. Kalau ada yang seperti apa namanya hit close to heart dia langsung Iya gua kan pecinta Allah.

Hmm makanya izinnya itu melanggar izin bos. Dan dikasih izin kalau enggak salah 5 hektar atau something lah. Terus tiba-tiba jadi beberapa belas. Oh, hektar gitu. Jadi lu udah salah juga itu sih gua enggak perlu inilah.

Tapi maksud gua enggak enggak oke lagi-lagi ya kalau kita ngomongin dari pebisnisnya maybe it's fine. Tapi lu bayangin orang-orang yang kerja men. Lu hari ini datang besok lu enggak kerja. Oh iya. Gara-gara lagi-lagi kan harusnya ada peran pemerintah di situ.

Loh lu jangan gitu. yang kehilangan pekerjaan gara-gara dia bikin itu terus banjir dibawa berapa lagi nilai kerugiannya? Berapa lagi? Nah, ya maksud itu kan ee complication dari itulah ya. Lu, lu kalau misalnya lu dengan ya oke lu ngeluarin izin 5 hektar tiba-tiba jadi let 15 lah kan lu harusnya tahu kok enggak lu ngapain i kan lu harus diawasi logikanya ditanya emang berkuasa kemarin lah kan begitu ini ini kita baru ngomongin kamil ya nyebutlah kita baru ngomongin small issues ya maksudnya kayak kalau kita ngomongin grand scheme of things nih soal urban planning penyalahgunaan lahan itu kayaknya problem struktural Indonesia ya.

He, Jakarta apalagi ya maksudnya? Makanya kita perlu IKN. Enggak, enggak, enggak, enggak. Nah, pertanyaan berikutnya kalau kita pindah KN IKN menurut lu Jakarta enggak banyak? Gua kemarin ngelihat video IKN ada bebek-bebek gitu lucu nih.

Ada genangan air lucu. Sama sih. Enggak, ini masalah urban planning nih. Kita sebagai warga Jakarta ya, apalnya Jakarta Utara nih, gue yang selalu hampir setiap tahun konsisten mengalami banjir. Bingung juga sih apakah ada solusi?

Apakah akan ada solusi dari siapapun gubernurnya nanti? Ya, maksudnya sekarang baru dilantik. Heeh. Kalau kalau kalau gua ya pemantauan gua kalau dari internal maksudnya dari dalam negeri lah. Oh, selalu ada ya kan solusinya.

Tapi kalau gua ngedengerin dari orang-orang luar, Bro, ini enggak ada harapan maksudnya enggak. Belum lagi Jakarta makin lama makin turun kan dari dari aspek itunya. Lu sinking man by berapa? Enggak tahulah berapa. We are sinking.

Literally we sinking. Heeh. Dan lu ngambil air dari tanah. Iya. Air tanahim gua enggak tahu.

Pam Jaya kan tetap ada kan jalan bisnisnya. Iya tapi kan lu daerah-daerah baru, Bro. Nah ini nih juga bikin sumur semua orang. Sumur iya iya. Lu ya itunya lah lu kalau selama lu masih narik air dari ee tanah gimana lu?

Heeh. Apa ya? Eh, enggak enggak bakal dapat lah, enggak bakal kekejar lah. H iya kan? Sinking sinking sinking jadinya ya udahlah kita pindah IKN.

Heeh. Eh, itu jalan loh. By the way, gua kemarin ketemu wartawan Kompas yang stay di sana terus gua ngobrol-ngobrol. Ah, lu jangan lihat percaya sama berita-berita bahwa IKN enggak jalan dari Kompas ya. Lu jangan berita Kompas.

Eh, tunggu dulu. Dia bilang jalan. Iya. Tapi tapi gua justru dengar H e Kompas naruh apa ee perwakilan di sana. Bukannya udah ditarik balik?

Enggak, dia masih bolak-balik ketemu ngobrol. A dia bolak gua yang gua gua gua dapat infonya Kompas naruh wartawan di sana tapi karena enggak ada kerjaan ditarik balik. Ah, Jakarta aja gitu. Dia sendiri yang bilang, "Lu jangan percaya ber media-media itu apa yang di sokmet-sokmet itu orang jalan kok IKN." Oh iya memang jalan kan tadi bilang jalan tapi enggak tahu beritanya kayak apa nanti. Tapi dia ngobrol gitu lah ya.

itu juga ya mungg-moga sih lu enggak kayak mega proyek lainnya yang tiba-tiba diabandon mangkrak gitu ya. Apa yang yang kalau naik wush tuh kelihatan tuh naikarta itu udah lain ya itu 11 12 lah ya tapi itu swasta lah ya iya tipis beda-beda tipis mistik MWC lah apagi itu Mobile World Congress lu anaknya enggak update banget sih sama dari lu tahu lu yang menghina-hina umur gua tadi Ei man. MWC sekarang udah AI every. Eh, awas awas awas. Anyway, sebenarnya kan banyaklah berita MWC eh brand-brand partisipasi di sana, klien-klien kita eh juga partisipasi di sana.

It's it's always fun. Tapi gua pribadi enggak pernah dapat kesempatan untuk pergi. He. Tapi kan ada staff di sini yang sebelumnya ee pernah dibrand ee pernah ke sana, pernah melihat, merasakan ee apa sih sebenarnya konsep MWC ini? Maksudnya buat orang yang enggak pernah ke sana lah.

Is it that big of a deal apa ah or anything thoughts? Em yes sebenarnya salah satu ini ya apa namanya? an honored love for me untuk untuk kayak itu kayak theerry on my career in tech lah ya to be able to participate di MWC karena memang pada saat gua pertama kali masuk ke tech juga gua kayak kayaknya sebelum gua pernah quit this industry I have to go to MWC lah. Yang kedua tuh CES. Hm.

Eh di ever go tapi apparently CS is not as big as MWC ya sekarang ya. Maksudnya a lot of eh MWC itu selalu di Barcelona. He. Em gua sih sebenarnya pengin ngomongin angle lain di luar the MWC itself. Maksud gue the country is very smart that they sign MWC to to be always health di Barcelona karena secara number of people who travels, who spend money buat eh local ekonomi itu menurut gua luar biasa sih.

Hotel, restaurantan, transportation, EO, EO, everything was quadruple gitu. Jadi tourism itu sudah di bisa dipredict consistently every year. Kalau udah masuk Februari, March itu pasti everybody UMKM-nya Spain, Barcelona to be eh to be specific tuh bakal hidup karena that world Congress. H. Jadi menurut gua selain aspek itu showcase eh platform for all of this technology brand, tapi it's very smart that the local Spain, the local Barcelona eh authority untuk bisa nge-lock itu for a long period of time yang selalu konsisten dilakukan di kota itulah.

He. Karena booking kayak lu mau last minute booking bus udah enggak ada karena literally habis dan people eh pemain dari luar Barcelona tuh datang dari kota-kota sekitar Barcelona itu datang untuk just to cater the needs of people and travel ke MWC. Karena semua ya seluruh dunia eh dari Ap, Europe, e North America, South America, everybody was flock around that Mobile World Congress. Dan kayaknya kota itu bahkan udah enggak bisa apa ya, capacity-nya tuh lebih lebih melebihi itu hotel susah, harganya tiga kali lipat, pesawat juga sama. Haz the city actually able to think about that for their ini ya for their masyarakat, for their society for that period of time.

Karena gua enggak punya angkanya tapi I'm sure e the money that spend during that period tuh really high. Gua kurang percaya sih karena kalau menurut gua event paling e besar di Barcelona tuh selalu El Clasico. A kan? Jadi lu Barcelona FC jadi versus Real Madrid walikota Barcelona lu setahun tujuh kali jadinya ya tarung terus make sure lu datang ke Nuk Camp. Tapi Nukem juga kebagian itu karena semua orang yang ke sana pasti akan travel ke Nukem.

Iya pasti pasti. ketika lu ke sana. Oke. Tapi at the same time tetap number of crime also very high. Hm.

Oke. Jadi banyak copet, banyak. Ah, serius lu? Iya. Serius?

Serius. Serius. Dan pengalaman teman-teman e influencers yang travel diundang sama brand pergi ke sana dan pulang membawa cerita kurang baik tuh banyak. He termasuk gua. Iya iya iya.

Tapi waktu itu bukan itu bukan MWC tapi Europe in general. Nah ini tapi sebenarnya menarik sih kayak M ya. A city as a destination buat e maksudnya yang eh mungkin orang enggak banyak eh di bulan Februari atau Maret ini lu enggak banyak cuy punya tempat di Eropa bukan bikin event ya yang nyaman dikit lah ya. Ya, itulah Barcelona lu karena gak terlalu ekstrem temperatur-nya makanya jalan. Where else can you have a conference this big in February?

Biasanya Februari kalau enggak salah ya. Iya, Februari Maret. Maret gitu kan. Tapi sama kayak dulu gua di San Diego itu karena weather-nya itu very similar sama Barcelona. Lu kayak expo tahun hari ini comicon kalau lu pernah dengar kan kan sandia ikut tiap tahun tuh Sofyan cosplay juara waktu itu Tarzan asik gua mau mengumpat gua sebetulnya mau mengumpat seperti biasanya cuma karena nih kita harus jaga image.

Enggak dong enggak apa-apa justru kita harus real bro anyway tapi eh sama maksudnya lu benar-benar eh kota-kota seperti itu lu bisa take advantage of weather. Bayangin kayak kita di Indonesia ini lu bisa bikin all year sebenarnya lu mau bikin kalau lu punya visi gitu ya to make this thing happens obviously makin lama makin gede kan ngomongin ya kan if you guys are aware last week ya Lady Gaga baru announce tuh world tour dia di Asia tuh di Singapore lagi for four days. Four days. Exactly like Taylor Swift. Heeh.

Jadi Singaporea nih pintar juga ya maksudnya bukan pintar juga emang pintar. Gua rasa mereka mensubsidi kayaknya ya. Subsid off. Iyalah. Yes.

Maksudnya they spend tapi they know that they will get back with more money gitu dengan yang dia offer ke managementnya all of this artist. Iya. Apaapa mahal Singapura maksudnya dampaknya ke ke ekonomi ekonomi ya pasti ada relaksasi apalah trade off apa bahkan kalau enggak salah gua pernah baca they actually pay the management of the artist untuk just held this in Singapore. Iya. Dan dan dari sisi lain ee buat si performer, Bro, daripada gua bongkar pasang ke lima negara, mendingan gua bikin di negara yang sama lima kali, orang-orang dari negara lain akan datang anyway gitu.

It's so much more convenient lah buat performer ya, daripada harus travel ini lagi, itu lagi. Eh, ya, they smart menurut gua taking advantage of the situation dan I ya, unless kita bisa offer something similar. Lu lu bisa aja lu jadi korban ya. Gua korban nih using itshly lah kata korban. Tapi you know what I'm saying.

Ngomong-ngomong M ya yang soal J Expo bukan yang JCC ditutup tuh gara-gara apa ya? Heeh enggak tahu gue. Oh ini ada hubungannya sama there like sultan itu enggak gua lupa. Tapi ada JCC yang di sini nih yang di yang di Senayan. Iya ya I gu gua gak ng gua kayak pernah dengar tapi gua lupa ada apa itu.

Tapi they close down lumayan banyak ee pemain yang dirugikan karena itu karena mereka udah DP mereka udah bayar dan lain-lain. Serius loh. Coba kita cek itu kan biasanya itu apa Jakarta X Beauty yang besar-besar tuh kan diblok apa bahasanya. Oh iya temporary close. There is something happening di JCC.

H. Oh ini ribut tata apa kelolaan. hukum lagi maksudnya be whatever lah to actually have here karena hukumnya ada tapi kepastiannya enggak ada gitu jadi like how do we convince this investors to ya man lu bisa sing them whatever songs you want ya lu bolak-balik kayak kemarin Elon Musk lu disamperin Presid eh they're not idiots man l bisa lihat lah ya kan di negara sebenarnya jelas apa enggak pada akhirnya is it worth investing atau enggak? Is it safe enough for investment or not? That's it.

Makanya eh kadang-kadang tuh ee yang orang naif gitu ya, orang awam ngelihat, "Kenapa kok enggak mau investasi sini? Kenapa harus ke Vietnam? Kenapa harus ke Thailand? Lu lagi-lagi kalahnya sama dia lagi, dia lagi, cuy." Tapi ya itulah that's that's the right question. Tapi you need to educate yourself juga in a way maksudnya ya beneran apa yang membuat bisnis eh lebih nyaman, lebih confident investing di eh negara-negara tetangga kita gitu daripada di negara kita sendiri.

Walaupun secara pasar the biggest ya kan ee mungkin large potentials gitu. Tapi buat buat mereka ya kecuali lu ngomongin unlimited budget ya udahlah sebar aja di mana-mana gitu kan. Tapi most companies itu kan pasti ada eh budget yang mereka punya untuk invest untuk ini ya. Lu kalau diadu sama negara-negara yang tadi tuh a lot of times kita kalah. Sebelum lagi, cuy, mungkin enggak ada di sini kita ee ee nutup pabrik ini itu ya kan satu setelahnya berikutnya Yamaha gitu kan.

Yang gua dari dulu oh ya canggih juga ya ada pabrik Yamaha sekarang closing down a lot of the eh facilities, operations gitu. Jadinya tinggal dikit-dikit ya ujung-ujungnya rakyat juga ya. Maksudnya mungkin it's very specific tapi still lah ilustrasi gitu di mana ee kebijakan yang mungkin enggak terlalu friendly sama bisnis ujung-ujungnya oh ya enggak enggak enggak masuk angkanya gua gua tutup lebih baik daripada gua lanjutkan dan gua merugi gitu kasarnya ya. Iya. Lu lu mau mau transisi ke ee kebijakan baru soal royalty tambang ya sebenarnya.

Iya. Gua gua buka bukain peluang buat Sofyan tapi dia enggak nangkap messnya. Enggak bisa masuk maksudnya ya pada akhirnya perusahaan nikel lah katakan ya kan ee ee ee industrinya tuh kayak didorong untuk cepat tumbuh. Hm. ee perusahaan-perusahaan tambang masuk investasi di Indonesia, tiba-tiba di tengah-tengah ada kebijakan baru.

Aduh. E belum belum balik modal nih orang-orang lemas banget tuh kayak gitu. Sama sama mobil kan? Iya. Iya.

Aduh kawan kita kawan kita di Hyundai nyebut nama nih. Udah bro kita maksudnya ini kan bukan maksud untuk menjatuhkan. Justru ini kan kita membela kan. Iya. Iya.

Kita mau explore problemnya ada di mana sih sebetulnya. Hm. Iya, negaranya kurang duit. Eh, kalau ngomongnya kurang duit ini lu mic lu benerin dulu di posisinya. Udah benar, Pak.

Udah ben kayaknya Indonesia tuh kalau manusianya benar dan secara tata kelola korupsi enggak secara struktural ngelihat sumber daya manusia eh sumber daya alam kita dan segala macam yang kita punya kayaknya kita enggak miskin deh. Enggak. Enggak. Buktinya dikorupsi segitu banyak aja kita masih hidup baik-baik aja. Exactly.

Di atas rata-rata gitu maksudnya. Bro, bro. Can you imagine the pot kita enggak kaya, Bro. Oh, i kan enggak tapi potensinya bahwa Indonesia itu bisa jadi kayak apa? Bayangin aja kalau kita enggak dikorupsi sama manusia-manusia yang korupsi secara struktural itu.

Iya. Ini pas kemarin tahun lalu apa 2 tahun lalu yang documentary League OneU itu loh nonton kan di Netflix. Iya. I i lu bayangin enggak sih kalau kita dulu kebagiannya instead of the other guy kita dapatnya League Kanju gitu, Bro. Nasib kita kayaknya enggak n enggak lu udah enggak bisa juga.

segitu enggak lebih gede dari Pulau Bintan ee gantian ee jadi menurut lo kalau misalnya ee siapa Anis Baswedan aduh dulu mimpin Singapura menurut lu sekarang Singapura kayak hari ini bisa jadi. Bisa jadi. Jakarta baik-baya aja bos. He. Jakarta baik-baik aja tuh.

Iya kan ini terlalu kurang kurang kurang kritis gua. Gua mau yang lebih brutal loh. Tapi memang perbandingan ini kan Singapura sama Indonesia tuh selalu dibanding-bandingkan ya dari orang yang ngerti, paham banget soal isu sampai yang enggak paham pun menggunakan Indonesia dan Singapura. Tapi kalau kita membandingan secara geografis memang enggak masuk akal lah ya. Bedalah secara logistik dari poin A ke poin B juga enggak bisa dibandingin gitu.

Singapura se juta 7 juta orang lu banding bandingin sama 270 juta itu susah memang. Setiap orang di tiap daerah punya kepentingan dan keinginan. Iya, tapi itu yang harus di-manage oleh Pak Harto dulu. Kenapa? Kenapa?

Gua perlu sebelumnya sebelumnya, cuy. Walaupun gua angkatan 98, tapi gua enggak ah gitu-gituan. Tapi, tapi pada akhirnya ya orang bilang e Sofyan nih ee ee orang nanya, "Lu angkatan berapa?" "Gua angkatan 98." Oh, lu yang demo-demo itu enggak. Bukan gua yang demo-demo itu. Sebenarnya angkatan 96 kayak S dia baru masuk gua baru masuk.

Gua enggak ngerti. Gua fine-fine aja. Hidup gua di Kepulauan Riau. Enak-enak aja, baik-baik aja, Pak Harto menurut gua. Asik.

Karena dia belum merasakan kenikmatan hidup di kota-kota besar. Enggak. Sebenarnya yang kita juga mesti perhitungkan lu di atas kerikil, Bro. Lu bisa jadi ekonomi kayak gitu. Itu yang lu mesti akui.

Lu bayangin kalau pemimpin yang enggak punya visi, maksudnya gua nonton dokumentary itu lebih ke visinya dia sih. Ee lu apalah dia ada satu speech-nya dia itu ya tentang Singaporean people. Pada akhirnya ujung-ujungnya the resiliency sama apa namanya eh ketangguhan orang-orang Singapura ini yang jadi pembeda. Dan benar lu sekarang lu, Bro, lu ngobrol sama orang-orang Singapura ini kayak level pendidikan gitu ya, as a country lah. Ya, lu banding sama Indonesia ya, langit dan bumi, Brother.

Indonesia keseluruhan ya. Enggak lagi orang-orang Singapura turtut kasar enggak nyambung sebenarnya. Gua cuma pengin, gua cuman pengin ng jangan faly, falcy, lu, lu menyerang orang yang argumennya enggak, ini bukan ngomongin soal tadi perbandingan secara geografi dan lain-lainnya, tapi lebih ke justru yang perlu diakui Singapura hebat tuh dia manage untuk bisa jadi dia sekarang dengan potensi dia yang cuma segitu. Itu maksud gua, Bro. Kita punya gunung emas ya kan, punya minyak, punya ini punya nikel.

dia bisa jadi Southe East Asian Hub for Businesses dengan dengan kapasitas negaranya begitu doang. Hm. I kayak ujung ke ujung Singapura, ujung yang borderan ke JB sama ujungnya lagi gua rasa kayak dari mana ke mana gitu untuk porsi Jakarta doang ya. I itu kayaknya segede Jakarta doang Jakarta. Jadi tapi mereka bisa powerful ini dari segi ee leverage-nya untuk global tuh itu harus diakui luar biasa sih.

I ya iya bolehlah ya. appreciate le oneu legendary leader legendary manendary. I wish kita punya more lah karena satu emang enggak cukuplah let's say Indonesia gitu ya lu you need 100 faktornya beda, problemnya beda segala macam apalah. Iya mudah-mudahan ada yang bisalah. Tapi balik lagi ke yang ee pajak royalty.

Any thoughts? Aduh itu ya tekanannya udah kuatlah buat ini kan dari kemarin aja dari deh bisa hasil ekspor lah inilah terus tambah lagi pajak royalty lah harganya juga lagi enggak bagus sekarang karena global segala macam masih ditambahin ini itu ini itu berat sih tambah ya itu dia. Tapi maksudnya lagi-lagi ee gua gua suka analogi pot tanaman yang bocor. Hm. Ya kan lu mau nuang seberapa banyak pun kalau potnya itu bukan pot ya apa sih pipa pipanya bocor jerikin jikin yang buat nuang air itu.

Kalau itunya bocor lu mau masukin air dari atas itu lu lu enggak cukup-cukup. Heeh. Habis terus kosong terusak lu sibuk. Tapi kan kita harus appreciate bahwa ada lagi pemberantasan korupsi itu terus ada mau baik bicara efisiensi terus bicara ini lagi di paralel si gua suka kata-kata efisiensi ingat itu Sofia tapi problemnya itu kan selalu the intention is good intensinya selalu bagus perencanannya selalu bagus tapi eksekusinya itu selalu ada gap gitu between the intention nah itu itu mungkin Kan salah satu yang tadi lu visinya dari atas tapi penerapan ke bawahnya nih too many hands lah too many ya enggak cook juga sih lu. Iya chef-nya satu cooknya kebanyakan.

I don't know lah whatever analy. Kalau ngomong efisiensi kemarin baru heboh banget kan soal penggunaan hotel bintang lima untuk tempat rapat. H kita ngomongin efisiensi, ada isu-isu soal sampai enggak boleh pakai eh sampai harus matiin listrik dan lain-lain. Tapi on the flip side of things mereka ee rapat di bintang lima yang di Fermon itu. Tapi itu kan maksudnya menunjukkan ketidakkonsistenan dan kontradiktory gitu di I tujuannya apa tapi action-nya apa gitu.

Jadi kadang-kadang bingung juga sih sama ya. Iya. Iya. I. Ya.

Salah satu problemnya ya memang enggak ada lead by example sih. Enggak maksudnya k mungkin satu du ada l lead. Tapi kan kita bicara kalau bicara leader itu kan iya anggota legislatifnya, menterinya semua ada ribuan orang kali yang kita perlu lead by example ya. Kayak gue contoh tadi tuh. Terus naik-naik mobil cut tiba-tiba ada tentara sebelah kiri ambil jalur bau jalan enggak ada bunyi-bunyi platnya kok plat.

militer. Hm. Model kayak gini mau ngelola BUMN. Hmm. Gimana kita bisa trust?

Kan problem-problem kecil gitu aja loh. Iya, man. As simple as lu pulang antara lu pulang ke rumah lu yang udah di tengah kota juga ya antara 30 menit sama 40 menit gitu lu ngerepotin. At least lu melukai lah. Iya.

Kayak satu jalanan sepanjang jalan ngelihatin lu. Oh, enak juga ya. Jadi ini ya maksudnya. He. Heeh.

Janganlah, jangan dilanjutin. Tapi ee kita mesti tepuk tangan dulu karena kita ada berita bagus. Kita baru dapat klien. Siapa? Stef Dana.

Hii. Luar biasa jadinya Dana. Klien baru. Welcome Dana. Mana Dana?

Dana. Mana? Dana. Dana. Nanti mesti kita ini lagi ya.

Anyway, eh dana itu seru juga kayaknya ya. Seru seru karena dulu kan kita salah satu yang e work with Ovo ya on its inception day ya even before Ovo lah kita sempat kerja sama Dimo kalau kalau lu ingat pelopor pelopor QR pada saat itu. Terus Ovo itu lumayan menurut gua sekarang Dana akan sangat-sangat excited eh exciting karena dulu tuh tingkat literasi orang-orang terkait e-wallet ngomongin soal em you know this whole financial services tuh enggak seperti sekarang. He. Sekarang sudah lebih menjamur, udah makin awam, makin banyak yang pakai.

Nah, gimana caranya eh kita bisa eh make sure financial inclusivity ini di di barengan gitu sama financial literasi. on the other side of the coin. On the flip side of the coin ya kan waktu itu masih blue ocean yes enggak banyak sekarang udah red ocean cuy challenge-nya jadi jadi beda tantangannya jadi he semakin eh branding how you separate yourself from the comparators itu menurut gua jadi penting lah sama I think eh dana ini nanti kita juga ke depannya coba ya membantu itu. How do we differentiate dana from competitors? Terus dengan cara kita, at least cara kita berkomunikasi juga I think it needs to eh change juga lah.

Maksudnya kita e maksudnya ini nih trend ya kayak the way people consume the media nowadays udah berubah man. Eh entar dulu lu pada pakai dana kagak pakai dong gua lu gak nanya gua user experience gimana Sofan lu udah pakai dana? Pakailah sadis. mana Dana tuh lumayan banyak undercommunicated function ya maksudnya pada saat pada saat ngerjain proposalnya baru gua tahu gitu vertical-verticals yang oh bisa dipakai di Thailand oh ini bisa untuk transfer-transfer ee dana itu tuh hal-hal yang baru yang kalau gua enggak ikut participate di proses bikin proposal mungkin gua enggak tahu sih gua kan lu kan tahu Sofyan gua selalu sebisa mungkin sering kaliah enggak selalu sering menggunakan produk-produk klien. H eh mungkin makuku enggak lah ya.

Adult diaper ya. Udah ada sih ad dier lu bolehlah olahraga kalau malas ke toilet. Enggak belum. Eh iya ee dia nature langsung aja enggak pakai. Nah cuman yang gua harapkan dari kalian sih sebenarnya adalah lu kan udah pakai balik-balik lagi nih.

Lu kan udah pakai mobil listrik semua nih. I kan mobil e mobil listrik. Ionic, Seal, BYD, MG. Gua, gua masih konvensional dengan takut meledak dengan ee dengan apa? Dengan mobil bensin gua.

H. Nah, ee menangkanlah mobil listrik jadi klien nanti gua pakai gitu. Eh, teman-teman mobil listrik ya kan jangan enggak pakai lama lah ini ee man. Anyway, eh congrats buat eh tim Dana. Eh we excited.

Di sana ada Sharen, our friends ya kan, long time friends. Eh moga-moga kita bisa actually do damage lah dengan kesempatan ini. And ya we're all excited. It's a group. Wuh Sofyan gua itu ya kan salah satu yang gua agak sanksi itu durability.

Hmm. Heeh. I kan makin banyak nih kan kayak Chinese e car makers itu ya kan. Ee sedangkan gua nih modelnya enggak terlalu sering ganti mobil. Jadinya gua kemarin pas mobil listrik gua lebih ngelihatnya satu track record, dua itu ee harga.

Hm. Ya kan harga itu gua agak-agak ee sensitif kalau misalnya overtext. Hm. He i kan lu kayak langsung aja lah kita ya ngomong e Toyota apa namanya BZ B4X BZ something lah something something lah yang yang listriknya Bro itu mahal banget di luar sana harganya berapa masuk ke Indonesia 1 berapa miliar tuh h what jadinya gua kayak beli barang harganya Rp1 gua mesti bayar Rp2 that's crazy man itu pertimbangan gua kalau el tapi kan kayaknya lebih nyaman untuk masuk ke mobil-mobil eh dari Chinese company ya. Kenapa lu berani?

Karena ini kan pertama ya pertimbangan ya pertama ini kan eksperim no bukanlah ini barang eksperimental juga maksudnya eksperimental ke konsumen kan ini barang baru kemarin-kemarin bensin penguasa pasarnya kita tahu Jepang Eropa Amerika 100 tahun lebih men bensin iya 100 tahun lebih bukan bensin sih fosil fuel fosil fosil fosil iya whatever lah diesel internal combusion ice ice ini barang baru ada pemain baru. Hm. Hmm. Ya udah, kita sama-sama bereksperimen aja maksud gua ya. Satu enggak enggak ada enggak ada risiko juga maksud gua karena sama-sama bareng baru gitu.

Karena lu saintis banget ya, suka bereksperimen ya. Enggak tahu lu lu lebih ambil resiko lu lebih eksperimental. Lu lebih dulu 2 tahun lebih dulu lu ambil. Tapi memang mindset orang-orang yang adop mobil listrik sekarang ya masih mindset eksperimental ya. Iya.

Cuma beda-beda aja gitu kantongnya. Lu, lu willing untuk spend berapa untuk eksperimen. Iya. Yang lu cari apa juga. Iya, itu aja sih.

Karena emang secara teknologi bukan cuma Indonesia ya, mungkin secara global di luar China tuh relatively new enggak sih? He secara ya mobil listrik. M listrik ini kan e be honest lah. Eh cting as it is eh Tesla lah yang popularize. Sebelum Tesla udah ada teknologinya tapi nobody doing baru.

Jadi sebenarnya semua eksperimen-eksperimen aja cuma again willing willing to spend berapa untuk eksperimen dan yang lu cari itu comfort, lu cari peace of mind mungkin dengan pemain-pemain lama tapi tetap aja ujung-ujungnya it's still experimental for everyone. Cuma beda aja eksperimentalnya ke mana. H yang yang eksperimen juga tuh Honda eksperimen dengan mobil listriknya ARV diganti jadi listrik. Heeh. Yang langganan R 22 juta sebulan juta itu eksperimen R juta juta.

Asik. Jadi kemarin pas pas l jadinya kayak ling gitu pas GIAs eh pas IMS. IMS. Pas IMS itu kan mereka reveal their first EV tapi modal subscription. Hm.

Sebulan tuh kalau enggak salah Rp20 juta cuma ada 300 unit. 5 tahun 5 tahun. Tapi setelah itu lu harus beli lah. Kalau enggak lu balikin ke dia. Iya.

Jadinya kalau di Amerika at least ya itu namanya leasing kan. Iya. Iya. Lu bayar di depan kalau lu enggak suka nanti lu le another car gitu. Tapi memang biasanya tapi harganya murah cuy.

Lu Mercedes gitu lu bayar cuman 400 sebulan lu setelah 3 tahun lu mau balikin ke dealer balikin. Kalau lu mau beli ee barangnya boleh juga gitu. Lu punya opsi lah ekental R juta sebulan ini 20 juta cuy gede cuy. Kenapa lu kagak beli sekalian? Ya kan maksud gua iya gua juga enggak ngerti sih itu lumayan negatif ya maksudnya obrolan-obrolan dan sentimen around that announcement reaction reaction from people untuk mobil EV pertama tuh lumayan menarik sih kalau ada teman-teman Honda di sini mungkin bisa bantu klarifikasi.

Iya gua gua kurang dapat tapi mungkin ah kalian yang lebih pintarlah kali dari kita. Apa tuh maksudnya? I bua ukuran Indonesia mahal cuy. Iya. Tapi balik lagi makin lama tuh cuy brandnya udah gua gua enggak ngerti lagi sih.

It seems like every day gua baca berita tuh kayak ada brand baru dari Cina gitu. Tapi eh any eh kenapa itu bagus, kenapa itu downside any take? Gua sih ngelihatnya dari ya brand-brand Cina banyak masuk beredar di mana-mana ee ee kalian pakai. Tapi yang menarik bagi gua tuh justru brand Vietnam. Vinfast.

Gila Vietnam aja punya cuy mobil listrik. Hah? Ya enggak enggak enggak merendahkan atau mendeskreditkan Vietnam ya. Tapi luar biasa banget pertumbuhan negara itu. Kebetulan nanti kita outing mau ke Hochimin.

Salah. Salah. Hanoy. Hanoy. Hah?

Hanoy. Hanoy. Hanoy. Ho. Hanoy.

Ke Halong B. Anoy. Kalau misalnya ada yang tertarik join bisa email ke kita di sini. Ada kita jual paket enggak? Enggak.

Tapi, tapi serius loh. Mereka masukin taksi, pabrik. Heeh. Hm. Komit gitu ya.

Tapi it's it's a good practice untuk nunjukin durability isunya. Dari Mercy bilang bahwa Heeh. di tahapan eksperimental ini kan masih banyak hal-hal yang belum bisa di-verify gitu. Salah satunya durability. Dengan dia jadi public transportation.

He. Udah pasti nunjukin durability in both safety. Iya. Baterai juga. Hey kobak sih gua naik sih itu aplikasi taksi Vietnam itu namanya X A N H bacanya gimana?

Enggak tahu gue. Gua kemarin mencoba nyari kok enggak ada ya? Gua udah pakai beberapa kali dan menurut gua it's ya kalau ngomongin level of comfort ya masing-masing beda-beda ya orang yang level of comfort ya. For me, is pretty comfortable lah. Ya, seenggaknya ada standar lah ya.

Maksudnya gua juga enggak me kalau kalau gua naik kan kayak main judi. Iya, benar. Karena oknum-oknum yang jawab karena lu online kan ee ee online lah ya. E nanti di itu aja brandnya entar dimention pakai logo ya. Maksudnya kadang-kadang ada mobil yang bagus, wangi, ada juga yang aduh kok bau pengap gitu, apek di dalam mobilnya gitu.

Enggak ada standar. Eh taksi Bluebird Sun ini gua gua sih preference pertama gua Bluebird, tapi waktu ada Sun SM gua nyoba, ih seru juga ya. Oke-oke aja. Tapi ini ada deeper ee permasalahan sih kalau terkait ini ya konsistensi ya. Kita orang Indonesia itu kayak takut ng-review, cuy.

Hah? Kayak terlalu kekeluargaan jadinya lu kalau jelek lu review jelek lah ini. Iya. I Oh, ini mobil nih kita ngomong kan driver apa kerapihan mobilnya bersih apa enggak. Aduh kalau kita kasih dua nanti dia enggak bisa kerja ya kan.

Padahal harus nanti gua kasih dua entar dia nyaturonin rumah gua lagi nih. Seram juga walaupun harusnya sih dia kagak tahu. Ah kan dia nganterin ke rumah lu enggak? Dia dapat ratingnya itu enggak dikasih satu persatu tapi overall gitu dan kalau ada insenten dia enggak sambungin sama orang ya cuy. Gua yakin kalau gua udah ada orang ditusuk-tusukin.

Ah enggak sebodoh itu juga kayaknya. Enggak ya enggak enggak harusnya. Tapi, tapi gini salah pengertian gua. Gua gua pertama ngelihat Finfest itu lagi-lagi pas lagi ee ke Amerika gua ngelihat di mall. Gua ingat di mall itu dulu pertama kali gua ngelihat Tesla H 2015.

Setelah itu gua ngelihat ah ini mobil apa lagi? Gua Google Vietnam. Heeh. Emang emang cuy emang kita kadang-kadang ya manusia pas ngelihat pertama dengar Vietnam tuh langsung is iya kan pasti negatif. Yang ada di benak lu tuh tour of duty kan film neng neng neng neng neng.

yang iya Rolling Stone serial yang dipositioning dari sudut pandang Amerika stereotyping semua lu. Parah itu tuh ya pokoknya itulah pertama kayak gitu keren Vietnam itu. Tapi pas masuk Indonesia udah udah berapa tahun kemudian masuk Indonesia beda cuy semua orang ngejelek-jelekin tapi kalau kalian ingat pas mereka keluar itu gua, "Ey man, at least they're doing something." Iya. Mana ada sih brand apa yang mobil pertamanya langsung bagus. Enggak ada, cuy.

Enggak ada. Betul. Tapi eh nanti lu lihat dong eh 5 tahun lagi generasi berikutnya, versi berikutnya, ya kalau lu perusahaan diolah dengan benar, lu harusnya mengil makin bagus, cuy. H maksudnya kayak kemarin kan ada ee kayaknya udah official ya Polytron tuh sama apa? Skyw Skyward terus Seres masuk lagi.

I itu word to try sih kayaknya ya. Politron, at least they are doing something lah. Nah, ya kalau misalnya lu cuman nge-label atau gitu ya, gua enggak tahu ya maksudnya. Iya, lu BCA ini. Heeh.

N n out of 10 lu melakukan sesuatu tuh itu Finvest dipanggil presiden cuy kemarin ketemu mereka manajemennya. Hm. Orang berapa hari yang lalu dia tanda tangan MOU sama BNI. Oh, I Finvest. Oh, buat apa?

Ee apa? Buat beli gitu transisi ya. Heeh. Retail. Eh, eh kredit apa sih?

Iya, something along those lines lah ya. Itung dulu eh terkait Finvest itu itu eh satu. Yang kedua, gua kemarin dari airport ee balik tiba-tiba ya. Nah, ini kayaknya baru baru luncur lah. Kok nih apa sih nih mobil-mobil ini kok Finvest semua?

First thing that came to my mind itu langsung pintar juga nih. Siapapun yang bikin eh taksi ini pintar cuy. Heeh. Gua mikirnya Finfest enggak laku. He.

Lu bikin perusahaan lu pasti beli murah dong. Terus lu jalanin, "Man, that's really smart." 3 hari kemudian lah tahu-tahunya punyanya Finfest sendiri gitu yang bikin perusahaan taksi itu even smarter lu. Such an effective way penetrate a market, man. Gimana caranya lu paksa orang, bukan paksa sih, tapi gimana caranya lu ngajak orang untuk coba produk lu? At least tanpa harus beli.

Tanpa har tanpa harus komit. Enak juga ya. Tinggal lu jual versi lebih bagus loh dari yang biasa dipakai ini. Harganya oke. That's it, man.

That's that's a very very good start menurut gua. Iya. Maksudnya gua kan nanya sama sama drivernya S SM, "Gimana, Mas, bawa ini?" "Oh, i saya dulu dari perusahaan taksi sebelah pindah ke sini gitu kan." Blue maksudnya tapi enggak ada Bluebird. Beneran? Iya.

I lebih menguntungkan skemanya ya kan? Ee dan it's good lah untuk enggak monopoli terus kan sebenarnya. Enggak monopoli itu enggak pernah bagus juga sih mon bukan monopoli sih menguasai pasarnya dominan ya terlalu dominan lah mungkin enggak monopol i monopoli is a strong word tapi kalau maksudnya udah top of mind kayak hampir semua kota besar cuma ada dia pemain utamanya jadi man iya kayak kualitas taksi yang ditaruh di jalan itu honestly speaking lu 2 3 tahun terakhir gila parah banget cuy enggak kayak standar zaman dulu is always good to have competition karena go back to your questions tadi sebelum Belum. Eh, pertanyaan lu tadi soal apa sih sebenarnya dengan kondisi banyak majak mobil China ini? Apa gimana nih?

Tapi for usually a good thing. I ya. I e for customer lu punya banyak opsi, lu punya banyak emm apa ya? Ee lu punya banyak pilihan untuk sesuaikan dengan kebutuhan lu dari enggak cuma dari segi budget ya, dari segi style, dari segi dan lain-lain lah. Karena memang ujung-ujungnya it's still eksperimental.

Dan kita belum tahu nih di in five years even mobil-mobil yang udah punya ee nama pun ketika teknologi baru jadi apa juga kita enggak tahu. Jadi ya apalah kita eksperimen sama-sama orang Eropa itu sudah bereksperimen duluan terus kemudian dia menguasai terus dia menguasai marketnya kita juga harus berani bereksperimen menurut gua ya early adopter lah early adopter gua walaupun enggak early early banget lah tapi satu dong satu to point sebelum sebelum go back to whichever topic lu ngomongin soal airport gue kebetulan kemarin baru balik mendarat di airport terminal 3 i feel like why are our airport like this lu mati aja lah Ya, ini sesuatu yang of course corruption. Of course. I mean, why are airport like this? Karena tidak apa ya, tidak menguntungkan bagi penumpang dan airport kan the face the first the first impressions of foreigner ke negara lu kan dan lu dipersulit gitu dari baya cukai.

H gua enggak bilang semua baya cukai sama ya. Gua enggak ngomong gua enggak ngomong every every customs kayak begitu tapi ee seperti dicari-cari gitu. Eh, lu udah lu udah ee klaim bahwa lu enggak bawa apa-apa. Memang enggak ada yang perlu diklaim, enggak ada yang perlu lewat red line, tapi for some reason dicoret masuk red line, angkat lagi, buka lagi. Tapi enggak ada apa-apa juga gitu.

It's just something like kayak gua merasa tuh kayak lu memang mencari-cari sesuatu. Lu tampang jer bisa jadi sih satu kayak gua dongengok bawa anak satu biar dapat free tex tambahan. Ah udah kebaca lah profil masuk kalau gua kayak gembel gitu asik. Wah ini sampah masyarakat biarin visa imigrasi terus lu kayak enggak memudahkan gitu loh buat foreigner buat datang nyari taksi. Belum lagi yang di paling depan tuh semuanya yang premium taxi yang minimum Rp300 R500.000 I yang blueber taruh di paling ujung 500 m dari keluar pintu.

Maksudnya itu kan hal-hal yang kalau lu ke negara lain ya, maksudnya gua I've traveled, I would say I traveled, I've traveled well lah. And I've seen different e infrastructure in big cities. Dan pas gua pulang, it just hits me very hard, man. Kayak Jakarta gini. Iya.

Apalagi lu pergi dari negara-negara yang lu pergiin itulah duduh like here we go again. I just need to put that out there. Ya, ya, ya. Anyway, I think we're running out of time. Tapi anything to add sebelum kita bubarkan?

Snow White enggak bolehlah bentarlah. Maksudnya gua gua gua ngelihatnya sih like it's a disaster from the beginning gitu loh. Dari tahun lalu lu udah dengar bad reviews atau observations or whatever controversies gitu. Persoalannya apa sih? Gua enggak ngerti.

Adwi. Adwi gimana? Snow White. Oke. Oke.

Snow White itu eh jadi kontroversinya antara orang-orang yang eh masih memimpikan Snow White itu sebagai classical Oh. Tail gitu kan. Ee pertama kali Disney bikin. Ee sekarang versi barunya itu sedikit berbeda lah dari casting dari jalan cerita gua enggak tahu pasti ya. He.

Ee sedikit berbeda disesuaikan dengan konteks zaman sekarang. He. Terus masalahnya di mana? Nah, ya itu dia. Ada yang semangat romantisme zaman masa lalu itu dengan yang ini yang sekarang enggak ketemu gitu.

Ekspektasi orang pengin seada-adanya dulu aja gitu. cuman ya story yang mereka grew up to love itu dia sekarang lu ubah-ubah gitu jadinya karakternya lah right eh love interest-nya jadi diubah-ubah di utak-atik terus tapi Disney remake tuh memang kecenderungan penolakan lumayan tinggi ya kalau ngelihat dari previous-previous remake tuh hampir semuanya kontroversi lah karena kan sebagai eh production house you need to make it relevant kan to the to the current audience tapi at the same time there is a grup of people yang expect namanya lu remake dari classic tail ya at least lu bikin ceranya semirip mungkin lah sama classic tail gitu. Tapi, tapi yang menarik ya maksudnya karya ini itu kan ee ee ya dia cerita lama di Eropa tapi sempat dijadikan ee ee tulisan itu di tahun 1800-an ee Snow White ketika diadaptasi oleh Disney tahun-an ya eh tahun berapaah itu itu bukan berdasarkan yang original lag originalnya lagi originalnya. Heeh. itu juga sudah disesuaikan dengan konteks saat itu.

Nah, sekarang disesuaikan lagi dengan konteks saat ini, gitu. Modern sekarang. Heeh. Jadinya ee kalau gua sih sebagai penikmat sih. Asik.

Penikmat kopi. Heeh. Kopi susu. Kopasus. Heh.

Ee ee ee ya biarkan ajaalah dia dengan interpretasinya sesuai dengan konteks saat ini. Tinggal lu suka atau enggak? Udah. Atau opsi lain banyak juga. Tapi sebenarnya ini mungkin salah satu yang spark further controversy itu dari pemainnya sih.

Castingnya. Castingnya. Dan I think she makes e gua lupa persisnya dia ngomong apa, tapi herks itu kayak ngir-nyir bensin ke api aja sih yang bikin orang-orang makin makin bete. Jadi buat Sofyan ya kan castingnya itu instead of kayak snow white itu ada bahkan sentence yang white as a snow something like that lah karakternya gitu. Sedangkan ini yang dicast itu Latina.

Jadi darker skin color. Heeh. Darker walaupun namanya sih Zigler ya, right? Rene Zigler. Anyway, itu satu.

Eh, kedua itu yang lumayan kontroversial itu sampai si Peter Dinklage komen itu kan ada dwarfnya. Kok lu malah pakai CGI? Eh, digantilah konsepnya instead of dwarf jadinya magical creatures. Padahal kan banyak e actors yang little people. Kalau eh politically correct-nya kan lu bukan ngomong dvef tapi little people right?

si little people ini banyak yang actors ya, termasuk kayak periode. Kalau lu disesuaikan lagi, jadi pakai CGI, jadi you know eh non little people yang main kan. Why? Sedangkan ada gitu actressors, actors, actresses, actresses, little people yang bisa harusnya jadi emang inilah kesempatan dia untuk memerankan role tersebut gitu kan. Nah, itu juga Rachel Zigler by the way.

Not Rachel ya. Oke, Rachel Zigler. Iya. Jadinya eh a lot of controversy sama eh ya argumen satu lagi itu, eh man, kalau lu mau bikin cerita baru, make a new one. Tapi jangan lu ganti cerita yang udah orang kenal dan orang ini lu ganti gitu.

I think that's the argument yang orang-orang kayak lu mau bikin ya bikin aja lagi. Atau kayak waktu itu film apa sih? Mermaid bukan yang e bukan bukan yang mana yang Angelina Jolly ya. H jadi jadi apa dia? Oh itu kan lu kayak adjacent the original story.

Ininya tetap sama tapi ininya yang lu kembangin poov-nya itu kan make sense lah. Nah ini lu actually mengganti story line-nya gitu. Anyway kalau sudut pandang gua ya Sofyan sih tontonannya tuh piky blinders gitu yang yang masokis game of thrones yang banyak telanjang-telanjang gitu guys gunung-gunung naga gitu kan gitu btility wah gila tapi anyway kalau kontroversi di entertainment itu saling bertalian sih kalau menurut gua ya makin kontroversial ya makin orang pengin tahu penasaran apa anyway udah biasalah Dan gua rasa ini kan bagian dari apa ya dinamika pertumbuhan dan lain-lain kan kita sudah biasa lah itu make everyone happy lah when it comes to remake maksudnya pada kebetulan kita sempat ikut peaching ya untuk ee film ini. Iya dan pada saat kita research mendalam terkait film ini memang historically kalau remake tuh susah sih karena you cannot make everyone happy. Akan ada dua perspektif yang selalu berbeda dan selalu ada pembenarannya lah versi mereka masing-masing.

Betul. King yang plek keteplek aja di komplain komplain. Iya iya enjoy the entertainment lah ya. Simpel itu cuma film menurut buat gua ya. Ya as long as you're entertaining enggak apa-apa masalah ya.

Kecuali film buat perlawanan lah banyak. Okelah gua ada kontrak nih yang mau ditang-tangan. Oke geng. I think that's it from us. Sampai ketemu di episode berikutnya.

Thank you. Thank Yuk [Musik]

Go deeper — Concepts & Ideas